Keanggunan Sang Bidadari

Kemanakah kau akan menuntunku, bidadariku
Yang menebarkan jalan keanggunan, dan
Berapa lama lagi kuikuti dirimu
Di atas jalan berliku yang ditanami onak duri?
Masih berapa lama lagi batin kita menyusuri di atas jalan berbatu-batu,
Dan berliku ini dengan penuh sejuta kesakitan?
Laksana seorang anak mengikuti bundanya,
Aku mengikutimu, memegang ujung terjauh pakaianmu,
Membatalkan impian-impianku, menikmati kecantikanmu,
Yang menyilaukan mataku dibawah pesona,
Dan merangkulku lewat kekuatan batin, didalam diriku yang tak pernah bisa
Kubohongi……………
Berhentilah sejenak dan membiarkan aku menatap wajahmu
Dan memandang diriku sebentar, mungkin aku ingin mengetahui
Rahasia-rahasia hatimu melalui tatapanmu
Yang sangat bersahaja.
Berhenti dan beristirahat, karena aku letih, dan
Jiwaku merinding takut di jalan ini.
Berhenti, karena kita telah mencapai
Gerbang persimpanagn menakutkan
Dimana kematian merangkul kehidupan.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s